Beasiswa Kedokteran

Beasiswa Kedokteran - bantuan dana beasiswa kedokteran memang akan kita temukan dengan mudah saat ini. Salah satu universitas yang menyediakan bantuan dana beasiswa untuk program kedokteran adalah Universitas Padjajaran, Jawa Barat. 

Untuk Unpad sendiri akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk mendapatkan bantuan dana beasiswa untuk bisa kuliah kedokteran atau spesialis pada tahun ini. Dengan menerima bantuan dana beasiswa ini, maka mahasiswa kedokteran unpas akan bisa kuliah dengan gratis karena sudah menerima bantuan dana beasiswa ini. Untuk program bantuan dana beasiswa di unpad ini merupakan kerjasama antara kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat untuk memberikan kesempatan mahasiswa kedokteran unpad untuk bisa kuliah menggunakan bantuan dana beasiswa ini.

Pendaftaran Beasiswa Kedokteran

Dengan adanya bantuan dana beasiswa kedokteran ini akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk bisa kuliah di bidang kedokteran. Karena selama ini banyak orang yang menganggap kuliah di kedokteran akan membutuhkan banyak uang, maka dengan adanya bantuan dana beasiswa ini, kita bisa kuliah dengan gratis. 

Dengan adanya bantuan dana beasiswa ini kita akan bisa menikmati menjadi mahasiswa kedokteran unpad. Selama kita kuliah di unpad sama sekali kita tidak perlu memikirkan biaya kuliah kita dan juga biaya praktik kedokteran yang akan kita lakukan, karena semuanya akan ditanggung dengan adanya bantuan dana beasiswa ini.

Untuk bisa menerima bantuan dana beasiswa kedokteran di unpad akan ada persyaratan khusus yang harus dilakukan calon penerima bantuan dana beasiswa ini. Calon penerima bantuan dana beasiswa ini nantinya akan diminta komitmennya untuk bersedia untuk ditempatkan di beberapa wilayah yang ada di Jawa Barat saat penerima bantuan dana beasiswa ini sudah lulus dan tidak lagi menerima bantuan dana beasiswa ini.

Kalau kita menerima bantuan dana beasiswa ini, maka kita akan diikat kedalah semacam ikatan dinas. Jadi kalau kita menerima bantuan dana beasiswa ini, maka kita harus siap untuk ditempatkan dan bekerja di beberapa daerah yang ada di Jawa Barat. Penerima bantuan dana beasiswa kedokteran di unpad juga akan diberikan sanksi kalau melanggat komitmen yang telah ada saat penerima bantuan dana beasiswa mendaftar sebagai calon bantuan dana beasiswa yang ada di unpad ini. Karena bantuan dana beasiswa ini hanya akan diberikan kepada penerima bantuan dana beasiswa selama 5 tahun, maka penerima bantuan dana beasiswa harus bisa selesai kuliahnya selama 5 tahun. 

Kalau penerima bantuan dana beasiswa tidak bisa menyelesaikan selama 5 tahun, maka bantuan dana beasiswa akan dicabut dan penerima bantuan dana beasiswa akan menggunakan uang mandiri untuk melanjutkan kuliah di unpad. Maka dari itu ketika kita mendapatkan bantuan dana beasiswa ini, kita harus bisa lulus tepat waktu. 

Ketika penerima bantuan dana beasiswa kedokteran ini sudah selesai kuliah selama 5 tahun, dan ternyata penerima bantuan dana beasiswa menolah kesepakatan penerimaan bantuan dana beasiswa diawal atau tidak mau ditempatkan di Jawa Barat, maka dari pihak unpad akan menahan ijazah dari mahasiswa yang menerima bantuan dana beasiswa tersebut. 

Apabila kita tidak mau ditempatkan di Jawa Barat saat sudah lulus dari unpad, maka seharusnya dari awal mahasiswa penerima bantuan dana beasiswa harus menolak tawaran adanya bantuan dana beasiswa ini. Untuk informasi lebih lanjut berkaitan dengan bantuan dana beasiswa ini, kita bisa melihat langsung di websitenya.


Beasiswa Kedokteran

Beasiswa Pendidikan Dokter Indonesia Dokter Spesialis

Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)
  1. Warga Negara Indonesia (WNI) berprofesi dokter;
  2. Telah menyelesaikan masa studi program sarjana kedokteran dengan ketentuan : a. PTN telah terdaftar pada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). b. PT luar negeri yang diakui dan terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI.
  3. Memegang Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI)
  4. Surat rekomendasi dikeluarkan rumah sakit milik pemerintah ataupun pemerintah daerah (prioritas wilayah Daerah Kepulauan, Tertinggal, dan Perbatasan)
  5. Surat penyataan bersedia mengikuti program Wajib Kerja Dokter Spesialis berdasarkan peraturan perundang-undangan;
  6. Surat Keterangan dari dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Pemerintah yang masa berlaku paling lama 6 bulan
  7. Surat keterangan kesehatan dan Surat keterangan bebas narkoba
  8. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat
  9. Memilih bidang keilmuan dokter spesialis yang bidang keilmuan bekerjasama dengan LPDP
  10. Menandatangani surat pernyataan yang terlampir menyatakan calon kandidat: Bersedia mengikuti program Wajib Kerja Dokter Spesialis
  11. setelah masa studi yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan selesai
  12. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lainnya
  13. Menyatakan tidak pernah terlibat tindakan yang melawan hukum, atau anggota organisasi yang bertentangan dengan Pancasila
  14. Menyatakan tidak pernah dan tidak akan terlibat tindakan melanggar kode etik Akademik
  15. Bersedia untuk selalu mengabdi bagi Bangsa Indonesia dan setia pada NKRI
  16. Menyatakan bahwa data dan dokumen adalah benar adanya, apabila tidak sesuai dokumen asli dan tidak sah maka bersedia menerima sanksi hukum
  17. Menyatakan dapat memenuhi segala syarat dan ketentuan yang dikeluarkan dari beasiswa LPDP

Dokumen Wajib Pendaftaran Beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)
  • Statement of Purpose yang berisi penjelasan rencana kontribusi untuk masyarakat/ lembaga/instansi/profesi/komunitas maksimal1.000 kata
  • Telah menyelesaikan program studi sarjana terapan atau sarjana dibuktikan dengan ijazah
  • Berusia maksimum 35 tahun pada tahun pendaftaran beasiswa
  • IPK rata-rata minimal 3,0 pada skala 4,0 merupakan gabungan dari IPK sarjana S1 dan profesi dokter
  • Melampirkan okumen resmi penguasaan bahasa inggris diterbitkan  ETS (ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku, skor minimalnya - TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, TOEIC® 600.
  • Pengecualian bagi pelamar beasiswa yang telah menempuh perguruan tinggi di luar negeri dengan bahasa pengantar studi adalah bahasa Inggris
  • Melampirkan ijazah yang berlaku maksimal 2 tahun sejak diterbitkan
  • Menuliskan rancangan studi dan proposal dalam bidang dokter spesialis yang dipilih
  • Menyatakan diri tidak sedang menempuh program dokter spesialis dan/atau program magister
  • Melampirkan LoA Unconditional (opsional) apabila tidak ada maka LPDP memberikan waktu untuk memperoleh LoA Unconditional dalam waktu 1 tahun dan dapat diperpanjang selama 6 bulan

Apabila hingga batas waktu perpanjangan yang ditentukan belum mendapatkan LoA Unconditional, maka akan diberhentikan dari daftar Calon Penerima Beasiswa PPDS dan dipersilahkan untuk mendaftar ulang maksimal 1 kali lagi.

Bidang Spesialis Kedokteran Penerima Beasiswa PPDS

Berikut ini bidang spesialis kedokteran BPIDS yang diprioritaskan yakni:
  1. Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obstetri dan Ginekologi);
  2. Spesialis Anak;
  3. Spesialis Penyakit Dalam;
  4. Spesialis Bedah;
  5. Spesialis Anastesiologi;
  6. Spesialis Radiologi;
  7. Patologi Klinik; dan
  8. Rehabilitasi Medik.

Tata Cara Pendaftaran Beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS)
  1. Kunjungi laman situs resmi LPDP https://www.lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa-pendidikan-indonesia-dokter-spesialis/ 
  2. Sign-up apabila belum memiliki akun
  3. Lengkapi pendaftaran dan dokumen yang diminta untuk diunggah secara online
  4. Pendaftaran seleksi administrasi online selesai dan menunggu hasilnya dari panitia

Informasi  Resmi Pendaftaran Beasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) https://www.lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa-pendidikan-indonesia-dokter-spesialis/

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel